English French Spain Russian Portuguese Japanese Korean Chinese Simplified

Senin, 16 Juni 2014

Menatap Tahun Ajaran Baru

KesemaSKn menyambut ajaran baru harus diiringi dengan semangat belajar. Kata-kata seperti �malas�, �tidak bisa�, �lemah dalam matematika� dan sebagainya, membuat sugesti negatif yang harus dibuang jauh. Karena pelajar memerlukan proses dalam mengembangkan keyakinan diri. Anak-anak, terutama yang sudah bersekolah, umumnya menghadapi berbagai masalah serupa. Mulai dari mudah beralih perhatian, hanya mampu berkonsentrasi dalam rentang waktu singkat, cenderung ceroboh, menganggap guru-guru membosankan, sampai mudah menyerah, dan tidak tertarik pada pelajaran. Di tahun ajaran baru nanti semua harus berubah, harus lebih semangat.
Kita patut menyadari kalau dalam pendidikan banyak sekali tentang ilmu pengetahuan tapi tidak saling berkaitan (IPS dan IPA jelas berbeda). Yang terpenting, kita patut sadar bahwa kita sulit untuk fokus pada impian kita karena terganggu oleh banyaknya ilmu (yang tidak saling berkaitan)... Kita patut sadar itu! Bagaimana solusi agar impian pelajar tetap kita pentingkan, tetapi tentang banyak ilmu tidak sampai ditinggalkan? Sebenarnyaa bila kita sudah memiliki impian, berarti kita rela untuk mengorbankan sesuatu. Kalau untuk pelajar berarti yang dikorbankan adalah ilmu yang tidak sesuai dengan impian pelajar. Anda mau berkorban? Tapi nanti ada yang marah, yaitu guru.  Tapi bila kita tidak mau meninggalkan ilmu sekolah yang lain tetapi tidak juga sampai meninggalkan impian kita. Ini dia tips yang katanya sudah umum dalam menjalankan impian pelajar. Membagi waktu. Membagi waktu tentunya penting. Caranya adalah sempatkan selalu ilmu yang kita impikan (sesuai impian kita) agar dipelajari setiap hari. Kita punya jadwal mata pelajaran kan? Misal hari ini ada pelajaran: Biologi, Bahasa Indonesia, Matematika. Maka, pelajari 3 ilmu itu sembari mempelajari ilmu yang kita impikan.
Membagi Jurusan. Usahakan kita masuk ke jurusan yang sesuai impian. Misalkan jurusan bahasa. Jangan sampai kita dimasukkan ke jurusan yang salah. Bila kita masuk jurusan yang sesuai, itu lebih baik dari pada tidak masuk. Nah, kalau sudah mencoba menjalankan tips di atas tapi masih juga bete, ini dia beberapa cara biar gak bete alias galau. 'Bad mood' adalah faktor biologis, masa pubertas pada remaja adalah pada saat tubuh memulai memproduksi hormon estrogen (cewek) dan hormon testoteron (cowok), selain perubahan fisik yang sangat kentara, terjadi juga perubahan dari sisi emosional (rada-rada narsis, sok kepedean dan merasa paling bener). "Apalagi kalau ada temen yang ngebetein, aduh dijamin gak enak gerak," ucap Wiwin, siswi SMK swasta di Cikampek. (rk)

Cerita lainnya :