English French Spain Russian Portuguese Japanese Korean Chinese Simplified

Sabtu, 14 Juni 2014

Pelajar SMAN 4 Kreatif

-Gelar Pentas Seni Hasil Swadaya

KARAWANG, SK - Banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengisi waktu kosong setelah melaksanakan Ujian Kenaikan Kelas (UKK), salah satunya dengan menggelar pentas seni (pensi) seperti yang dilakukan oleh siswa-siswi SMAN 4 Karawang, Jumat (13/6) kemarin.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, mulai dari hari Kamis (12/6) sampai dengan hari Jumat (13/6) tersebut, menampilkan beragam kreatifitas siswa-siswi kelas XI, baik jurusan IPA maupun IPS.
Ketua Pelaksana Pensi Roy Zavanya Imanuel mengatakan, acara pensi yang mengangkat tema 'My Cultur is My Life' bertujuan untuk memberikan hiburan kepada seluruh siswa-siswi SMAN 4 Karawang, seusai pelaksanaan UKK yang berlangsung selama satu minggu. Selain itu, acara pensi tersebut juga sekaligus mengingatkan siswa tentang kebudayaan bangsanya sendiri yang dikemas lewat beragam pementasan.
"Kemarin baru habis UKK, jadi sekalian refreshing kita ingatkan kembali tentang kebudayaan bangsa ini lewat pementasan seni," kata Roy kepada SK kemarin.
Roy menambahkan, beragam kreasi dari siswa-siswi kelas XI akan ditampilkan selama dua hari, mulai dari tari kreasi, sisingaan, paduan suara, arumba, kolaborasi musik tradisional dan modern, marawis, jaipong dan drama musikal. Dimana penampilan yang disuguhkan, semuanya hasil kreasi siswa-siswi kelas XI.
Sementara itu, untuk melaksanakan kegiatan pensi, ia dan teman-temannya meminta iuran sebesar Rp 40 ribu dan bergotong royong selama persiapan hingga pelaksanaan, tanpa melibatkan pihak sekolah, kecuali soal perizinan. "Kami menggarap acara ini secara gotong royong tanpa membebani pihak sekolah, mulai dari persiapan sampai pelaksanaannya. Pembiayaan juga kami dapatkan dari hasil iuran yang jumlahnya tidak terlalu besar persiswanya," katanya.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 4 Karawang Hermawan mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk menumbuhkan semangat gotong royong dalam diri siswa-siswi di sekolah. Serta melatih mental para pelajar untuk berani menunjukan kemampuan dan kreatifitasnya dihadapan banyak orang. "Semuanya dikerjakan oleh para siswa, jadi dengan sendirinya mereka belajar gotong royong. Termasuk soal biaya, mereka yang menentukan anggarannya secara swadaya," terangnya.
Menurutnya, selain untuk menghibur siswa-siswi setelah UKK, pensi yang dilaksanakan oleh kelas XI IPA maupun IPS tersebut juga sekaligus untuk penilaian akhir mata pelajaran seni budaya, sebelum dimasukan dalam nilai raport. (ega)

Cerita lainnya :